Kamis, 18 Februari 2016

Dasar Pembuatan Robot

Dasar Pembuatan Robot

Secara garis besar, tahapan pembuatan robot dapat dilihat pada gambar berikut:
tutorial membuat robot cerdas tahapan pembuatan
Ada tiga tahap pembuatan robot, yaitu:
  1. Perencanaan, meliputi: pemilihan hardware dan design.
  2. Pembuatan, meliputi pembuatan mekanik, elektonik, dan program.
  3. Uji coba.

1. TAHAP PERENCANAN

Dalam tahap ini, kita merencanakan apa yang akan kita buat, sederhananya, kita mau membuat robot yang seperti apa? berguna untuk apa? Hal yang perlu ditentukan dalam tahap ini:
  • Dimensi, yaitu panjang, lebar, tinggi, dan perkiraan berat dari robot. Robot KRI berukuran tinggi sektar 1m, sedangkan tinggi robot KRCI sekitar 25 cm.
  • Struktur material, apakah dari alumunium, besi, kayu, plastik, dan sebagainya.
  • Cara kerja robot, berisi bagian-bagian robot dan fungsi dari bagian-bagian itu. Misalnya lengan, konveyor, lift, power supply.
  • Sensor-sensor apa yang akan dipakai robot.
  • Mekanisme, bagaimana sistem mekanik agar robot dapat menyelesaikan tugas.
  • Metode pengontrolan, yaitu bagaimana robot dapat dikontrol dan digerakkan, mikroprosesor yanga digunakan, dan blok diagram sistem.
  • Strategi untuk memenangkan pertandingan, jika memang robot itu akan diikutkan lomba/kontes robot Indonesia/Internasional.

2. TAHAP PEMBUATAN

Ada tiga perkerjaan yang harus dilakukan dalam tahap ini, yaitu pembuatan mekanik, elektronik, dan programming. Masing-masing membutuhkan orang dengan spesialisasi yang berbeda-beda, yaitu:
  • Spesialis Mekanik, bidang ilmu yang cocok adalah teknik mesin dan teknik industri.
  • Spesialis Elektronika, bidang ilmu yang cocok adalah teknik elektro.
  • Spesialis Programming, bidang ilmu yang cocok adalah teknik informatika.
Jadi dalam sebuah tim robot, harus ada personil-personil yang memiliki kemampuan tertentu yang saling mengisi. Hal ini diperlukan dalam membentuk Tim Kontes Robot Indonesia (KRI) atau Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI). Bidang ilmu yang saya sebutkan tadi, tidak harus diisi mahasiswa/alumni jurusan atau program studi tersebut, misalnya boleh saja mahasiswa jurusan teknik mesin belajar pemrograman.
Untuk mengikuti lomba KRI/KRCI dibutuhkan sebuah tim yang solid. Tetapi buat Anda yang tertarik membuat robot karena hobby atau ingin belajar, semua bisa dilakukan sendiri, karena Anda tidak terikat dengan waktu atau deadline. Jadi Anda bisa melakukannya dengan lebih santai.
Pembuatan mekanik
Setelah gambaran garis besar bentuk robot dirancang, maka rangka dapat mulai dibuat. Umumnya rangka robot KRI terbuat dari alumunium kotak atau alumunium siku. Satu ruas rangka terhubung satu sama lain dengan keling alumunium. Keling adalah semacam paku alumunium yang berguna untuk menempelkan lembaran logam dengan erat. Rangka robot KRCI lebih variatif, bisa terbuat dari plastik atau besi panjang seperti jeruji.
Pembuatan sistem elektronika
Bagian sistem elektronika dirancang sesuai dengan fungsi yang diinginkan. Misalnya untuk menggerakkan motor DC diperlukan h-brigde, sedangkan untuk menggerakkan relay diperlukan saklar transistor. Sensor-sensor yang akan digunakan dipelajari dan dipahami cara kerjanya, misalnya:
  1. Sensor jarak, bisa menggunakan SRF04, GP2D12, atau merakit sendiri modul sensor ultrasonik atau inframerah.
  2. Sensor arah, bisa menggunakan sensor kompas CMPS03 atau Dinsmore.
  3. Sensor suhu, bisa menggunakan LM35 atau sensor yang lain.
  4. Sensor nyala api/panas, bisa menggunakan UVTron atau Thermopile.
  5. Sensor line follower / line detector, bisa menggunakan led & photo transistor.
Berikut ini gambar sensor ultrasonik, inframerah, UVTron, dan kompas:
tutorial membuat robot cerdas srf 04tutorial membuat robot cerdas gp2d12kompas CMPS03
Pembuatan sistem elektronika ini meliputi tiga tahap:
  • Design PCB, misalnya dengan program Altium DXP.
  • Pencetakan PCB, bisa dengan Proboard.
  • Perakitan dan pengujian rangkaian elektronika.
tutorial membuat robot cerdas design pcb
Pembuatan Software/Program
Pembuatan software dilakukan setelah alat siap untuk diuji. Software ini ditanamkan (didownload) pada mikrokontroler sehingga robot dapat berfungsi sesuai dengan yang diharapkan.
tutorial membuat robot cerdas pemrograman
Tahap pembuatan program ini meliputi:
  1. Perancangan Algoritma atau alur program
    Untuk fungsi yang sederhana, algoritma dapat dibuat langsung pada saat menulis program. Untuk fungsi yang kompleks, algoritma dibuat dengan menggunakan flow chart.
  2. Penulisan Program
    Penulisan program dalam Bahasa C, Assembly, Basic, atau Bahasa yang paling dikuasai.
  3. Compile dan download, yaitu mentransfer program yang kita tulis kepada robot.

3. UJI COBA

Setelah kita mendownload program ke mikrokontroler (otak robot) berarti kita siap melakukan tahapan terakhir dalam membuat robot, yaitu uji coba. Untuk KRCI, ujicoba dilakukan pada arena seluas sekitar 4×4 meter dan berbentuk seperti puzzle. Dalam arena KRCI ini diletakkan lilin-lilin yang harus dipadamkan oleh robot cerdas pemadam api. Contoh gambar robot pemadam api Ted Larsorn dan arena Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI).
tutorial membuat robot cerdas contoh robot cerdas
arena-lomba-krci
arena kri
Untuk lomba robot KRI, dibutuhkan ruangan yang lebih besar, yaitu sekitar 15×15 meter.
Karya : Teguh Junianto


Mengenal Dasar Teknologi Robot

Mengenal Dasar Robotika

Komponen Dasar Sebuah Robot

Manipulator 

  • Mekanik  
  • Penyangga gerakan ( appendage)
  • Base (pondasi /  landasan robot) 
Controler 
Adalah jantung dari robot untuk mengontrol (MP, RAM, ROM, Sensor dll). 
Power Supply 
Sumber tenaga yang dibutuhkan oleh robot, dapat berupa  energi listrik, energi tekanan cairan ( hidrolik ), atau energi tekanan udara ( Pneumatik ). 
End Effector 
Untuk memenuhi kebutuhan dari tugas robot atau si pemakai.

GEOMETRI ROBOT

Geometri Robot dan Istilah-Istilahnya 
  • Degrees Of  Freedom (DOF) adalah setiap titik sumbu gerakan mekanik pada robot, tidak terhitung untuk End Effector.
  • Degrees Of  Movement (DOM) adalah kebebasan / kemampuan untuk melakukan sebauh gerakan. 
Sebagai contoh, robot dengan 6 derajat kebebasan : 
1.  Base Rotation (dudukan untuk berputar) 
2.  Shoulder Flex (lengan atas / pundak) 
3.  Elbow Flex (lengan bawah) 
4.  Wrist Pitch (pergelangan angguk) 
5.  Wrist Yaw (pergelangan sisi) 
6.  Wrist Roll (pergelangan putar)

joint robot

Joint Dan Link 
Joint memungkinkan terjadinya gerakan pada dua bagian tubuh robot, sedangkan Link menghubungkan tiap-tiap joint. 

Tipe-tipe Joint Robot
  1. Linear Joint, gerakan antara In & Out, link adalah gerakan linear (tipe L-Joint).
  2. Orthogonal Joint Ini juga Linear Joint. Tetapi antara In & Out, Link-nya saling tegak lurus (tipe O-Joint). 
  3. Rotational Joint, merupakan penghubung dimana perputaran terjadi tegak lurus terhadap In & Out Link (tipe R-Joint). 
  4. Twisting Joint, mengakibatkan gerakan berputar, tapi putaran pararel dengan In & Out Link (tipe T-Joint). 
  5. Revolving Joint, nput Link, pararel dengan axis perputaran dari joint. Output tegak lurus dengan putaran. 
Konfigurasi Robot 
Dikarenakan robot mempunyai bermacam-macam bentuk dan ukuran, sehingga memiliki beragam kemampuan gerakan. Secara fisik, ada beberapa konfigurasi yang dapat dibentuk. Yaitu, 
  • Konfigurasi Koordinat Kartesian 
Sistem koordinat kartesian berbasis akan 3 sumbu atau bidang, yaitu sumbu x, y dan z.
konfigurasi robot
  • Konfigurasi Koordinat Silinder 
Sistem koordinat silinder memiliki 3 derajat kebebasan (DOF) atau 3 axis, yang terdiri dari θ (theta) mewakili sumbu putar, sumbu z mewakili gerakan naik-turun serta sumbu R yang mewakili gerakan memanjang atau memendek.

Konfigurasi Koordinat Silinder
  • Konfigurasi Koordinat Polar 
Konfigurasi koordinat polar/simetrikal juga memiliki 3 sumbu yaitu θ  (theta), β (beta), dan  R. dikatakan system simetrikal  karena ruang gerakdari robot merupakan sphere (bola). 

Konfigurasi Koordinat Polar robot
  • Sistem Koordinat Articulate 
Sistem koordinat articulate didefinisikan dengan 3 sumbu, yakni θ (theta), upper arm (w) dan elbow (U). Sumbu ini memberikan ke-fleksibelan lebih besar.
Sistem Koordinat Articulate robot
  • SCARA ( Selective Compliance Assembly Robot Arm) 
Sistem sumbu yang mirip koordinat Articulate tetapi  berbasis pada gerakan horizontal. Memiliki kemampuan untuk  “insektion”, salah satu sistem sumbu yang mungkin  dari SCARA adalah seperti pada gambar di bawah ini.
SCARA ( Selective Compliance Assembly Robot Arm)
Precision Of Movement 
Ada tiga jenis kategori pada keakuratan gerakan dari ujung robot pada suatu penerapan , yaitu : 
  • Spatial Resolution 
Dapat diartikan sebagai gerakan terkecil yang masih dapat dikontrol oleh si pemrogram, sehingga spatial resolution adalah jumlah dari  resolusi control dengan ketidak akuratan mekanik. 
  • Accuracy (akurasi)  
Adalah kemampuan dari ujung robot untuk mencapai titik yang dituju. Dengan kata lain akurasi adalah setengah resolusi spatial. 
  • Repeatability (pengulangan) 
Adalah kemampuan dari ujung robot  untuk mencapai titik yang sebelumnya dikontrol. Repeatability umumnya lebih kecil dari akurasi. 

Weight Carrying Capacity 
Adalah kemampuan robot untuk memindahkan beban. Merupakan faktor untuk berbagai macam keperluan, yaitu : 
  • Jenis tugas 
  • Jenis barang 
  • Produktivitas 
Type Of Drive System 
Ada tiga jenis dasar penggerak robot, yaitu : 
  • Hydraulic  
Menggunakan fluida / oli, kurang dalam segi kebersihan, beresiko kebakaran. 
  • Pneumatic 
Menggunakan tekaanan udara merupakan jenis yang termurah, terpraktis dan fixed points. 
  • Electric 
Yang dimaksud adalah motor listrik. Ada dua jenis motor, yaitu motor DC dan motor stepper. Ciri khasnya adalah kecepatan. Selain penggerak di atas, untuk mencapai presisi, kecepatan serta gerakan yang diinginkan, robot selalu dilengkapi dengan gear dan cam.

End Effectors 

Memiliki tujuan untuk melaksanakan tugas tertentu. Faktor-faktor yang penting dalam end effector adalah sebagai berikut : 
  • Tugas 
  • Design 
  • Kontrol program 
  • Ukuran area kerja 
  • Waktu siklus 
  • Keselamatan kerja 
 Jenis end effector dapat dikelompokkan dalam dua jenis yaitu 
  • Gripper 
  • Tooling 
Jenis-Jenis Gripper : 
  • Mechanical Gripper 
Fungsi  : Untuk menjepit objek 
Tipe  : Inside – Outside 
Driver  : Gear – Pneumatic 
Perhitungan : Ukuran, gaya, kecepatan dan CG 
  • Vaccum Gripper 
Fungsi  : Permukaan halus dan rapuh 
Tipe  : Single - Double 
Driver  : Pneumatic 
Perhitungan : Daya hisap, luas ‘cups’, tipe permukaan 
  • Vaccum Gripper 
Fungsi  : Permukaan datar dan metal 
Tipe  : Single - Double 
Driver  : Electric 
Perhitungan : Beban, panas dan arus listrik 

Jenis-Jenis Tooling : 
  • Drilling 
  • Painting 
  • Welding 
  • Surfacing
Bagian-Bagian Pada Kontrol Robot

Kontrol pada robot dapat dikelompokan dari level rendah, menengah dan tinggi. Secara detail adalah sebagai berikut : 
  • Low Technology Controllers 
Mungkin dapat diprogram untuk praktis atau tidak praktis. Tidak ada internal memory amp. 
  • Medium Technology Controllers 
Mempunyai 2 sampai 4 sumbu bergerak dan memiliki mikroprosesor serta memori (terbatas). Tetapi I/O-nya terbatas, delay setiap gerakan serta dapat diprogram jika kerja telah lengkap. 
  • High Technology Controllers 
Memiliki memori yang besar serta punya mikroprosesor dan co-mikroprosesor. Bermacam-macam I/O, re-program dalam waktu singkat. Mempunyai sampai dengan 9 axis. Dalam kontrolernya ada 5  bagian penting, yaitu Power Supply, Interface, Axis Drive Board, Option Boards dan Mikroprosesor.

Sensor Pada Robot

Sensor pada robot industri ada dua kategori, yaitu : 
  • Internal Sensor  
Digunakan untuk mengontrol posisi, kecermatan dan lain-lain. Contohnya adalah potensiometer, optical encoder. 
  • External Sensor 
Digunakan untuk mengontrol dan mengkoordinasi robot dengan environment. Contohnya adalah switch sentuh, infra merah. 
  
Menurut jenis dan fungsinya dapat dilihat beberapa tipe sensor di bawah ini : 
  • Kontak Sensor, dapat digunakan untuk mendeteksi kontak atau gaya. Ada dua jenis yaitu Touch Sensor dan  Stress / Force Sensor. 
  • Proximity Sensor, jika jarak antara obyek dan sensor dekat. Misalnya untk mengetahui jarak dari objek. 
  • Optical Sensor, untuk mengetahui ada atau tidaknya suatu barang. 
  • Vision Sensor, untuk mendefinisikan benda, alignment dan inspection. 
  • Voice Sensor, untuk mengenali jenis benda dan melakukan perintah lewat suara.  
Dan masih banyak jenis-jenis sensor lainnya. Biasanya sensor digunakan untuk pengukuran kondisi fisis, seperti temperature, tekanan, aliran listrik dan lain-lain. 

Tipe-Tipe Robot
  • AIBO
AIBO merupakan singkatan dari AI roBOt, yang artinya robot dengan intelejensia buatan. Di  jepang sendiri, "aibo" berarti sahabat. Versi terbaru dari robot anjing AIBO hadir memberikan hiburan dengan desain yang futuristik, AIBO ERS-220. 
Robot ini mempunyai 16 motor yang memungkinkannya dapat berjalan, bermain bola, duduk, dan berbaring. Lalu dengan sensor penglihatan dan pendengaran, 21 lampu mengelilingi bagian kepala, dan dibagian atas kepala terdapat lampu yang mengekspresikan berbagai emosi dan insting untuk menghibur pemiliknya. 
ERS-220 memiliki kemapuan wireless LAN sehingga kita dapat mengedalikan dari jauh.
  • ASIMO 
ASIMO adalah singkatan dari Advanced Step in Innovative Mobility dan telah datang ke Jakarta pada tanggal 19-27 Juli  yang lalu di pameran Gaikindo. 

Dengan tinggi 120 cm, robot ini memiliki sistem komputerisasi dan sensor-sensor yang dapat mengatur setiap gerakannya dan memungkinkan bertingkah laku seperti gerakan manusia. ASIMO dapat melangkah naik dan turun tangga, melambaikan tangan,melakukan langkah dansa, serta berbicara dalam berbagai bahasa. 

Pengembangan teknologi robotika mendapat perhatian dari para peneliti Jepang, bahkan mereka juga meminta pemerintahnya untuk melakukan investasi, dengan tujuan di beberapa tahun mendatang dapat diciptakan mesin yang memiliki intelejensia buatan layaknya anak kecil. 

STRUKTUR DASAR 

Insinyur Honda menciptakan ASIMO dengan 26 derajat Kebebasan yang membantu berjalan dan melaksanakan banyak tugas manusia. 

Satu derajat Kebebasan adalah kemampuan untuk bergerak ke kiri dan ke kanan atau ke atas dan ke bawah. Derajat kebebasan ini dibuat seperti halnya  sambungan otot pada manusia untuk pergerakan yang maksimum dan fleksibel.  

ASIMO mempunyai dua derajat Kebebasan pada leher nya, enam pada setiap lengannya dan enam pada setiap kakinya. Material pada badannya, adalah struktur magnesium alloy, dikombinasikan dengan komputer kuat dalam  ransel dipunggungnya  dan 26 servo motor di seluruh badannya  untuk membantu ASIMO berjalan dan bergerak dengan lembut dengan mudah. 

FUNGSI DASAR 

ASIMO dirancang untuk beroperasi di lingkungan kita, di mana kita harus menjangkau sesuatu, mengambil sesuatu dan melakukan navigasi untuk berjalan berkeliling,serta memanjat tangga misalnya. itu adalah mengapa ASIMO mempunyai dua lengan dan dua kaki sering dipanggil dengan robot humanoid.

Sesungguhnya, ASIMO hanyalah robot humanoid yang dapat berjalan dengan bebas dan memanjat tangga. Kemampuan dasar Ini adalah penting, sebab lingkungan kita yang penuh dengan permukaan tidak seimbang, rintangan dan tangga rumah, untuk dapat mampu dengan mudah berfungsi dan dapat membantu manusia.

Selasa, 16 Februari 2016

Perbedaan Sinyal Handphone E / G / 3G / H / H+ / HSP


Perbedaan Sinyal Handphone E / G / 3G / H / H+ / HSP
Nah anda pasti sudah tidak asing lagi ketika anda menyalakan paket data internet di ponsel GSM, salah satu pasti terdapat simbol G, E, 3G, H, apalagi sekarang banyak ponsel yang menggunakan sinyal H+ yang akan muncul di atas signal bar, beserta panah naik turun. kelima simbol tersebut merupakan suatu indikator status sinyal yang di dapat pada daerah kita masing-masing  dan kecepatan internet di ponsel anda, Nah apa sih maksud dari tiap simbol itu? Lalu di antara G, E, 3G, H, dan H+ dan  manakah yang lebih bagus dan lebih cepat akses yang digunakan?

Iniilah 5 simbol signal bar pada ponsel GSM sebagai berikut :


1. Simbol G  adalah simbol yang digunakan pada sinyal GPRS (General Packet Radio Service). Diantara teknologi data seluler lain, GPRS ini memiliki teknologi kecepatan paling rendah, hanya sekitar 60-80 kbps (kilobit per second) saja biasanya disebut sinyal 2G generasi pertama.


2. Simbol E adalah simbol yang di gunakan pada sinyal EDGE (Enhanced Data rates for GSM Evolution). sinyal EDGE Ini termasuk teknologi pengembangan dari GPRS dengan kecepatan yang tentu saja lebih tinggi, yaitu sekitar tiga kali lipat dari GPRS. biasanya disebut sinyal 2,5G atau generasi kedua.
3. Simbol 3G adalah simbol signal bar di layar bagian atas biasanya ada kode signal bar 3G, sinyal 3G merupakan singkatan dari 3rd (third) generation atau generasi ketiga, teknologi yang digunakan menggunakan kecepatannya bisa jauh lebih cepat akses data yang dapat mencapai 2 Mbps (megabit per second)

4. Simbol H adalah signal bar yang menggunakan simbol H, sinyal H menandakan bahwa kecepatan yang paling tinggi dan di beri kode HSPA (High Speed Packet Access) ini memiliki kecepatan unduh yang lebih tinggi, bisa mencapai 14 Mbps bahkan lebih, tergantung penyedia jasa layanan yang digunakan. 

5. Simbol H+/LTE adalah signal bar pada layar bagian atas seperti H+ biasanya di sebut dengan sinyal LTE / 4G. Jika ponsel anda sudah mendukung H+, kamu bisa mengunduh dengan kecepatan HSPA, LTE mencapai 150/50 Mbps. pada tahun 2014 banyak ponsel yang menggunakan mode jaringan H+ tentu saja sangat cepat akses data nya, tetapi tergantung dari provider masing-masing apakah pemancar sinyal nya sudah menggunakan jaringan LTE

Manfaat jaringan komputer

Manfaat jaringan komputer 
1bisa berbagi sumber daya.
Jaringan komputer dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk membagi sumber daya yang ada. Sumber daya tersebut dapat berupa perlengkapan komputer seperti printer maupun sumber daya yang berupa data, file dan program. Dengan adanya jaringan komputer sumber daya yang harus disediakan akan terkurangi.
2. Realibitas tinggi
Manfaat jaringan komputer memungkinkan penggunanya untuk menyalin data kedalam dua atau tiga komputer. Dengan demikian apabila salah satu komputer rusak dan data yang disimpan didalamnya hilang, penguna masih dapat menggunakan data yang disimpan dikomputer  lain. Hal ini akan menguntungkan karena pengguna tidak akan terganggu mesikpun ada komputer yang rusak atau data yang hilang.
3.Manfaat jaringan komputer menghemat uang.
Dengan menggunakan jaringan komputer, perusahaan/kantor dapat menghemat peralatan yang harus digunakan, misalnya printer: dengan adanya jaringan komputer satu printer satu printer dapat digunakan oleh beberapa orang sehingga perusahaan tidak perlu membeli printer untuk semua karyawan, dengan demikian jaringan komputer yang dibangun akan menghemat biaya yang dikeluarkan oleh pihak perusahaan.
4. Sebagai sarana komunikasi
Jaringan komputer dapat dimanfaatkan oleh perusahaan atau organisasi untuk untuk berkomunikasi , misalnya untuk memberikan pengumuman masalah rapat, kepala pimpinan perusahaan tidak perlu membagikan surat ke setiap stafnya , cukup hanya mengirimkan undangan melalui jaringan komputer yang ada.
Terimaksih sudah menyimak semoga bermanfaat.

Perkembangan Jaringan Seluler Dari Masa Ke Masa


Perkembangan Jaringan Seluler Dari Masa Ke Masa





saat ini adalah 4G.Hampir Semua Perangkat Smartphone Saat Ini Memakai Jaringan Seluler 4G.Namun Dibalik Kecepatan 4G Terdapat Generasi Sebelumnya . yaitu Teknologi komunikasi Seluler 1G lalu berkembang ke 2G,3G Dan sampai 4G.
1G Generasi pertama atau 1G tersebut diperkenalkan mulai 1970-an.Namun,pada saat ini belum ada koneksi internet. Teknologi 1G bekerja memanfaatkan transmisi sinyal analog.Teknologi Ini hanya dapat digunakan untuk panggilan telepon saja.Ponsel 1G pun terbilang sangat besar.Sangat berbeda jauh dibandingkan dengan smartphone masa kini. pada tahun 1990, pengguna teknologi 1G di seluruh dunia hampir mencapai angka 20 juta jiwa. 2G
2GTeknologi 1G terus digunakan hingga digantikan dengan teknologi 2G. Perbedaan utama antara kedua teknologi tersebut adalah pada sinyal radio yang digunakan. 1G menggunakan sinyal analog, sedangkan 2G menggunakan sinyal digital.Teknologi ini diperkenalkan dalam kurun 1990-an.
Pemutakhiranpada jaringan ini kemudian memunculkan istilah 2.5G dan 2.75G.Istilah 2.5G mengacu pada teknologi komunikasi 2G yang sudah dikombinasikan dengan General Packet Radio Service (GPRS). Secara teori, kecepatan transfer data menggunakan teknologi ini bisa mencapai 50 kbps.Selanjutnya, istilah 2.75G adalah teknologi komunikasi 2G yang dikombinasikan dengan standar Enchanced Data Rates for GSM Evolution (EDGE). Secara teori, kecepatan transfer datanya melebihi 2.5G, yaitu maksimal pada 1 Mbps. 3G Teknologi Generasi Ke 3 ini muncul pada tahun 1998.Dimana teknologi ini sudah bisa transfer audio,garfis,video.Dengan Kata lain Teknologi ini sudah bisa digunakan untuk streming video dan video call. Pelan-pelan, teknologi komunikasi 3G pun berkembang ke masa transisi menuju generasi keempat atau 4G. Teknologi pada masa transisi tersebut dikenal sebagai 3.5G dan 3.75G.Teknologi 3.5G disebut juga sebagai High Speed Packet Access (HSPA). Pada tahap ini, kecepatan transfer data meningkat dengan batas maksimum unduh 14 Mbps, dan kecepatan unggah 5,76 Mbps.Teknologi tersebut kemudian dikembangkan lagi menjadi 3.75G atauHSPA+. Secara teori, jaringan telekomunikasi yang menerapkan teknologi ini bisa memperoleh kecepatan unduh hingga 168 Mbps dan unggah hingga 22 Mbps.Batas tersebut merupakan perhitungan teoritis, sedangkan pengguna dalam keadaan nyata akan merasakan kecepatan transfer data yang lebih rendah tergantung situasi. 4G Teknologi Generasi Ke 3 Selanjutnya dikembangkan ke Generasi ke 4 yakni 4G.Ada dua sebutan untuk teknologi ini yaitu Long Term Evolution (LTE) serta Long Term Evolution-Advance (LTE-A).Teknologi LTE, secara teori menawarkan kecepatan unduh (download) hingga 100 Mbps dan kecepatan unggah (upload) hingga 50 Mbps. Kecepatan tersebut bisa lebih cepat lagi, tergantung rilis teknologi yang digunakan oleh operator. Meskipun begitu, LTE sebenarnya masih diberi label teknologi pra-4G.Pelabelan tersebut dikarenakan kecepatan teoritis yang ditawarkan LTE belum mencapai standar 4G dari International Telecommunications Union-Radio communication sector (ITU-R). Organisasi internasional tersebut mengeluarkan International Mobile Telecommunication-Advanced (IMT-A) yang berisi syarat sebuah teknologi komunikasi 4G.Syarat tersebut menyatakan bahwa sebuah teknologi 4G harus memiliki kecepatan unduh maksimal 1 Gbps dan unggah maksimal 500 Mbps.Sedangkan LTE yang seringkali disebut sebagai 4G oleh operator seluler, belum mencapai syarat tersebut. Berdasarkan hal tesebut, maka teknologi LTE-A lah yang didorong untuk muncul sebagai teknologi True 4G.4G di IndonesiaIndonesia sendiri saat ini sudah mulai bisa merasakan keberadaan teknologi 4G LTE, meskipun belum menyeluruh dan belum mudah dijangkau. Masalahnya, baru tahap pertama saja yang digelar di frekuensi 900 MHz.Jaringan 4G LTE yang digelar oleh operator-operator telekomunikasi Indonesia, XL Axiata, Indosat, serta Telkomsel pun jangkauannya masih terbatas di beberapa wilayah. Kendala lainnya adalah belum banyak perangkat yang bisa digunakan untuk mengakses 4G LTE di frekuensi 900 MHz.Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia (Kemenkominfo) sekarang sedang bersiap mengumumkan 4G LTE tahap dua yang diterapkan di frekuensi 1.800MHz. Rencananya, pengumuman kebijakan untuk teknologi itu akan dilakukan pada pertengahan Februari 2015 ini."Kebijakannya bahwa ini (4G) akan diimplementasikan segera akan kami keluarkan bulan Februari.